Setiap Ahad, para santri Shohwatul Is’ad memiliki ruang untuk mengembangkan minat dan potensi melalui lebih dari 20 pilihan ekstrakurikuler. Dari beragam pilihan tersebut, berkuda menjadi salah satu kegiatan yang banyak diminati.
Berkuda merupakan bagian dari ekstrakurikuler sunnah yang tersedia di Shohwatul Is’ad, bersama dengan berenang dan memanah. Kegiatan ini menjadi sarana bagi santri untuk mengenal dan mengembangkan keterampilan berkuda sekaligus membangun keberanian, kedisiplinan, ketelitian, dan tanggung jawab.
Dalam setiap sesi latihan, santri mendapatkan pembelajaran mengenai teknik dasar berkuda, cara berinteraksi dengan kuda, perawatan kuda, hingga prosedur keselamatan. Seluruh proses didampingi oleh pelatih khusus sehingga santri dapat mengembangkan kemampuan secara bertahap dengan memperhatikan aspek keamanan.
Proses latihan juga mengajarkan santri untuk memahami bahwa berkuda membutuhkan kesiapan dan ketelitian. Mengenali karakter kuda, menjaga perlengkapan, mengikuti instruksi pelatih, serta menerapkan prosedur keselamatan menjadi bagian dari keterampilan yang terus dilatih dalam kegiatan ini.
Pengalaman tersebut memberikan nilai pendidikan yang lebih luas. Santri belajar mengendalikan diri, membangun kepercayaan diri, mengikuti aturan, dan bertanggung jawab terhadap setiap proses latihan. Dengan demikian, aktivitas berkuda menjadi salah satu ruang pembelajaran yang mempertemukan keterampilan fisik dengan pembentukan karakter.

