Upaya menumbuhkan kecintaan santri terhadap Al-Qur’an tidak hanya dilakukan melalui proses pembelajaran, tetapi juga melalui pemberian apresiasi atas capaian yang diraih. Sebagai bentuk penghargaan atas kesungguhan santri dalam menghafal Al-Qur’an, unit kesantrian putra PPMI Shohwatul Is’ad menyelenggarakan Lailatut Takrim atau malam penghargaan bagi santri putra dengan capaian hafalan 5 hingga 10 juz. Kegiatan ini dilaksanakan setelah rangkaian evaluasi capaian hafalan bagi santri kelas IX dan XII SMP/SMA IT Shohwatul Is’ad.

Lailatut Takrim berlangsung pada Kamis malam (5/3) di Masjid Buq’atul Ilmi dan dihadiri oleh seluruh santri putra, pembina dan guru, serta direksi. Dalam kegiatan tersebut, para santri menyaksikan secara langsung pemberian penghargaan kepada santri yang telah mengikuti syahadah atau evaluasi capaian hafalan Al-Qur’an.

Sebanyak 80 santri mengikuti evaluasi capaian hafalan yang dilaksanakan pada 3-4 Maret di tempat yang sama. Evaluasi ini merupakan bagian dari program pembinaan tahfiz untuk mengukur capaian hafalan santri pada jenjang akhir pendidikan.

Berdasarkan hasil penilaian, seluruh peserta dinyatakan lulus dengan berbagai predikat, yaitu Mumtaz (istimewa), Jayyid Jiddan (sangat baik), Jayyid (baik), dan Maqbul (cukup). Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kesungguhan santri dalam menjaga dan meningkatkan hafalan Al-Qur’an selama menempuh pendidikan di pesantren.