Sebagai bagian dari upaya memastikan pelaksanaan pendidikan karakter berjalan optimal, seluruh santri SMP IT Shohwatul Is’ad telah menyelesaikan Survei Akhir Tahun Implementasi Kebijakan Pendidikan Karakter Murid Jenjang SMP. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari Evaluasi Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) yang dilaksanakan melalui berbagai pembiasaan di lingkungan satuan pendidikan.
Survei ini diikuti oleh santri yang merupakan perwakilan kelas VII, VIII, dan IX. Kepala SMP IT Shohwatul Is’ad, Ustadz Ahmad Sochabat, S,Pd., Gr., M.Pd, menjelaskan bahwa pemilihan responden dilakukan secara otomatis oleh sistem sehingga data yang diperoleh lebih objektif dan mewakili kondisi kelas secara menyeluruh. “Anak-anak yang terpilih menjawab survei sesuai pengalaman mereka selama satu tahun. Hasilnya akan menjadi dasar penting bagi sekolah untuk melihat efektivitas pembiasaan karakter yang sudah berjalan,” ujarnya.
Melalui survei tersebut, santri diajak merefleksikan pengalaman mereka seperti kepatuhan pada tata tertib, kebiasaan literasi, kedisiplinan beribadah, hingga interaksi sosial di lingkungan pesantren. Dengan begitu, sekolah dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai bagaimana karakter terbentuk dan berkembang dalam keseharian peserta didik.
Di SMP IT Shohwatul Is’ad, pembiasaan positif merupakan bagian dari rutinitas harian santri. Mulai dari kegiatan keagamaan, piket kebersihan, tanggung jawab kelas, hingga literasi, seluruhnya menjadi fondasi utama pembentukan akhlak. Melalui hasil survei ini, sekolah dapat memetakan program yang sudah berjalan baik serta mengidentifikasi aspek yang perlu diperkuat di tahun ajaran berikutnya.
Pelaksanaan survei berlangsung tertib dan mandiri. Guru hanya mendampingi dari sisi teknis, sementara santri mengisi instrumen berdasarkan pengalaman pribadi tanpa intervensi. Data yang terkumpul akan diolah sebagai bahan refleksi sekaligus dasar perencanaan program PPK di masa mendatang.