Keberhasilan dalam kompetisi pada dasarnya adalah cerminan dari sistem pembinaan yang berjalan konsisten dan terukur. Jika prestasi muncul berulang, maka yang bekerja bukanlah kemampuan individu, tetapi juga pola latihan dan pendampingan yang terstruktur. Hal inilah yang ditunjukkan oleh santri SMP dan SMA IT Shohwatul Is’ad dalam Kejuaraan Tenis Meja Hardiknas Cup 2026 yang diselenggarakan oleh Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan.
Pada tingkat SMP, Kamil berhasil meraih Juara 3 kategori putra. Sementara di sektor putri, Sarah dan Fadhillah juga menyumbangkan prestasi dengan meraih Juara 3, memperlihatkan pemerataan kualitas atlet di tingkat SMP.
Di jenjang SMA, Nabila turut mengukir capaian dengan meraih Juara 3 kategori putri. Tidak hanya itu, tim putra SMA IT Shohwatul Is’ad juga berhasil meraih Juara Bersama, melengkapi raihan prestasi dalam ajang tersebut.
Capaian ini tidak hadir tanpa proses. Ekstrakurikuler tenis meja di Shohwatul Is’ad dikelola secara sistematis melalui program latihan rutin yang terjadwal, pembinaan teknik dasar hingga lanjutan, serta penguatan strategi dan mental bertanding. Santri yang tergabung juga melalui tahapan seleksi dan evaluasi berkala, sehingga pembinaan tidak hanya bersifat partisipatif, tetapi berorientasi pada peningkatan performa.
Dengan pola pembinaan seperti ini, ekskul tenis meja menjadi kegiatan tambahan sekaligus sebagai bagian dari sistem pengembangan bakat dan prestasi santri.
Hasil yang diraih pada Hardiknas Cup 2026 menjadi indikator bahwa arah pembinaan yang dijalankan sudah berada pada jalur yang tepat, sekaligus menjadi motivasi untuk meraih capaian yang lebih tinggi di masa mendatang.