Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW terasa di lingkungan Shohwatul Is’ad. Selama sepekan, Ahad-Sabtu (23-29/8), santri mengikuti rangkaian lomba yang dirancang untuk memperkuat pemahaman keislaman sekaligus mengembangkan kemampuan dan kreativitas.

Rangkaian kegiatan berlangsung bertahap sesuai jenjang dan cabang lomba. Praktik Bacaan Salat, Zikir, dan Doa menjadi salah satu agenda dalam rangkaian Maulid, disusul Pidato Bahasa Arab bagi santri kelas 9 hingga 12.

Agenda berikutnya diisi dengan Rank 1 Quiz Sirah Nabawiyah yang melibatkan santri SMP dan SMA. Kompetisi ini menjadi ruang bagi santri untuk menguji sekaligus memperdalam pengetahuan tentang perjalanan dan keteladanan Rasulullah SAW dalam suasana kompetitif.

Selain pengetahuan keislaman, kreativitas santri juga akan mendapat ruang melalui lomba Kreasi Mading 3D Islami bertema Maulid Nabi. Kegiatan tersebut akan melibatkan santri SMP dan SMA sebagai bagian dari rangkaian agenda hingga Sabtu (29/8).

Keberagaman lomba tersebut menunjukkan bahwa peringatan Maulid di Shohwatul Is’ad dikemas melalui berbagai bentuk kegiatan. Santri tidak hanya diajak mengenal Rasulullah SAW melalui sirah, tetapi juga mengaktualisasikan nilai-nilai keteladanan melalui praktik ibadah, kemampuan berbahasa, kompetisi, dan karya kreatif.

Dengan rangkaian kegiatan yang masih berlangsung hingga akhir pekan, semarak Maulid Nabi di Shohwatul Is’ad menjadi ruang bagi santri untuk belajar sekaligus menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW. Peringatan ini diarahkan agar tidak berhenti pada seremoni, tetapi mendorong santri untuk mengenal, meneladani, dan menghidupkan nilai-nilai sunnah Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.