SMP/SMA IT Shohwatul Is’ad melaksanakan kegiatan Presentasi Target Belajar Santri Tahun Pelajaran 2026/2027 dalam rangka Program Self-Regulated Learning (SRL) pada Sabtu (21/8).

Kegiatan tersebut diawali melalui pertemuan daring menggunakan Zoom yang dihadiri oleh orang tua/wali santri, Direktur Pendidikan, serta jajaran struktural SMP/SMA IT Shohwatul Is’ad.

Direktur Pendidikan, Ustadz Syamsuddin, S.Pd., M.M., secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Program Self-Regulated Learning merupakan bagian penting dalam proses pembentukan santri yang mandiri dan memiliki arah belajar yang jelas.

Menurutnya, SRL tidak hanya memberikan ruang kepada santri untuk menyusun target capaian selama satu tahun pelajaran, tetapi juga menjadi sarana untuk mengasah kemampuan berkomunikasi dan berbahasa asing.

“Program Self-Regulated Learning ini merupakan hal yang penting karena menjadi sarana bagi santri untuk mengasah kemampuan komunikasi dan berbahasa asing. Selain itu, santri juga memiliki target belajar yang nantinya akan dipertanggungjawabkan kepada kita semua, termasuk kepada orang tua,” ujar Ustadz Syamsuddin.

Target yang dipresentasikan oleh santri mencakup sejumlah aspek penting dalam proses pendidikan. Tidak hanya berkaitan dengan capaian akademik, target tersebut juga meliputi hafalan Al-Qur’an serta pembentukan dan penguatan karakter.

Melalui penyusunan target belajar, setiap santri didorong untuk memahami tujuan yang ingin dicapai selama Tahun Pelajaran 2026/2027. Target tersebut kemudian dikomunikasikan kepada orang tua sebagai bentuk komitmen sekaligus membuka ruang kolaborasi antara santri, sekolah, dan keluarga dalam mendampingi proses belajar.

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi yang dipandu oleh masing-masing wali kelas. Para wali kelas kemudian menghubungkan santri dengan orang tua atau wali masing-masing untuk menyampaikan target belajar yang telah disusun.

Dalam sesi tersebut, santri mempresentasikan rencana capaian mereka di hadapan orang tua. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi orang tua untuk mengetahui secara langsung target yang ingin dicapai anaknya sekaligus memberikan dukungan selama proses pelaksanaannya.

Keterlibatan orang tua menjadi salah satu bagian penting dalam Program SRL. Dengan mengetahui target yang telah ditetapkan, orang tua diharapkan dapat ikut memberikan pendampingan, motivasi, serta evaluasi terhadap perkembangan belajar santri.

Program ini juga diharapkan dapat membangun kesadaran santri bahwa keberhasilan belajar bukan hanya ditentukan oleh proses pembelajaran di kelas. Santri perlu memiliki kemampuan untuk merencanakan, mengatur, memantau, dan mengevaluasi proses belajarnya secara mandiri.