Santri Pondok Pesantren Modern Islam Shohwatul Is’ad resmi menyelesaikan rangkaian Sumatif Tengah Semester (STS) Ganjil Tahun Ajaran 2026/2027 pada Kamis (8/10). Berakhirnya masa asesmen akademik ini menjadi penanda dimulainya masa libur tengah semester, sehingga seluruh santri putra maupun putri sudah diperbolehkan untuk kembali ke rumah masing-masing dan berkumpul bersama keluarga.
Sebelum melepaskan para santri kembali ke kampung halaman, pihak Bagian Kesantrian Putra dan Putri menyelenggarakan kegiatan pengarahan (briefing) kepengasuhan secara terpisah. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah pembekalan moral dan karakter agar nilai-nilai disiplin serta akhlakul karimah yang telah ditanamkan di pondok tetap terjaga dengan baik selama mereka berada di luar lingkungan pesantren.
Dalam pembekalan tersebut, para santri diingatkan untuk senantiasa menjaga adab dan menunjukkan rasa hormat yang setinggi-tingginya kepada kedua orang tua. Selama berada di rumah, mereka diharapkan tidak hanya menikmati waktu istirahat, tetapi juga mengambil peran aktif untuk membantu menyelesaikan pekerjaan orang tua sehari-hari sebagai wujud kepatuhan dan pengabdian seorang anak.
Selain hubungan sosial di rumah, aspek spiritual juga menjadi penekanan utama dalam arahan kesantrian. Para santri diimbau untuk tetap konsisten menjaga ibadah, khususnya kedisiplinan dalam melaksanakan sholat lima waktu secara tepat waktu. Kedisiplinan ibadah yang biasa dijalankan secara berjamaah di pesantren diharapkan terus dipertahankan dan ditularkan di lingkungan keluarga.
Pihak kesantrian turut berpesan agar para santri lebih bijak dan bijaksana dalam menjaga pergaulan serta interaksi sosial selama masa liburan. Para santri juga diingatkan untuk selalu mengingat komitmen waktu dan disiplin dengan kembali ke Pondok Pesantren Shohwatul Is’ad secara tepat waktu sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh manajemen pesantren.