Ibadah qurban merupakan salah satu syariat dalam Islam yang memiliki makna mendalam tentang keikhlasan, ketaatan, dan pengorbanan kepada Allah Swt. Nilai-nilai tersebut tidak hanya berhenti pada penyembelihan hewan qurban, tetapi juga dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam peran seorang pendidik. Berangkat dari pemahaman ini, PPMI Shohwatul Is’ad menyelenggarakan kegiatan Pengajian Idul Qurban sebagai sarana penguatan spiritual bagi seluruh tenaga pendidik dan kependidikan.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa (28/4), bertempat di Mushalla Assafa Annisa. Pengajian dihadiri oleh seluruh pegawai, guru, pembina, serta tenaga kependidikan di lingkungan PPMI Shohwatul Is’ad dengan suasana yang khidmat dan penuh kekhusyukan.

Hadir sebagai pemateri, Dr. Hakim Jurumiyah, yang membawakan tema “Spirit Berqurban: Dari Hewan Qurban ke Pengorbanan Seorang Pendidik.” Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan bahwa qurban yang dimaksud dalam syariat adalah penyembelihan hewan qurban sebagai bentuk ketaatan kepada Allah Swt. Namun demikian, nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, seperti keikhlasan dan kesediaan untuk berkorban, dapat menjadi teladan dalam kehidupan, khususnya bagi seorang pendidik.

Dalam kaitannya dengan dunia pendidikan, beliau menguraikan bahwa peran guru tidak terlepas dari pengorbanan waktu, tenaga, dan pikiran dalam mendidik serta membimbing peserta didik. Pengorbanan tersebut menjadi bagian dari bentuk pengabdian yang bernilai ibadah apabila dilandasi dengan niat yang tulus.

Kegiatan ini juga menjadi ruang refleksi bagi seluruh peserta untuk kembali menata niat dan memperkuat komitmen dalam menjalankan amanah sebagai pendidik. Antusiasme peserta terlihat dari kesungguhan dalam mengikuti rangkaian pengajian hingga akhir kegiatan.