Pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam dunia pendidikan terus berkembang dan membuka peluang baru bagi peningkatan kualitas pembelajaran. Menjawab perkembangan tersebut, PPMI Shohwatul Is’ad menyelenggarakan Pelatihan Pemanfaatan NotebookLM Berbasis Artificial Intelligence bagi para guru pada Ahad (2/8) di Auditorium Al Hijrah.

Pelatihan menghadirkan Dr. Muhammad Syahlan Natsir, S.Kom., M.T., dosen Universitas Dipa Makassar, sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, peserta diperkenalkan dengan NotebookLM sebagai platform AI yang mampu membantu guru mengelola berbagai sumber belajar, merangkum dokumen, menyusun bahan ajar, hingga memperoleh referensi pembelajaran secara lebih cepat dan terstruktur. Materi disampaikan melalui penjelasan konseptual yang dipadukan dengan praktik penggunaan aplikasi sehingga peserta dapat langsung memahami penerapannya.

Antusiasme peserta tampak sepanjang kegiatan. Berbagai pertanyaan diajukan mengenai penerapan AI dalam aktivitas pembelajaran. Salah satunya disampaikan oleh Ustadz Aras, S.P., Gr. yang menanyakan strategi mengoptimalkan pemanfaatan AI dalam penyusunan perangkat pembelajaran agar mampu meningkatkan efektivitas kerja guru tanpa mengurangi kualitas maupun orisinalitas hasil yang disusun. Diskusi tersebut berkembang pada pentingnya kemampuan guru melakukan validasi informasi serta memanfaatkan AI sebagai pendukung profesionalisme pendidik.

Kegiatan dibuka oleh Direktur Pendidikan PPMI Shohwatul Is’ad, Ustadz Syamsuddin, S.Pd., M.M. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa penguasaan teknologi digital merupakan kompetensi yang perlu dimiliki guru di era transformasi pendidikan. Menurutnya, kecerdasan buatan harus dimanfaatkan secara bijak untuk meningkatkan produktivitas kerja sekaligus memperkuat kualitas layanan pembelajaran kepada santri.