Keberhasilan Satrio Hanif Tanribali Susetyo menembus perguruan tinggi melalui jalur seleksi bergengsi menjadi bukti bahwa proses panjang yang dijalani dengan sungguh-sungguh tidak pernah mengkhianati hasil. Santri PPMI Shohwatul Is’ad ini dinyatakan lolos melalui jalur Talent Scouting Universitas Indonesia pada Program Studi Ilmu Komunikasi (Double/Joint Degree- Kelas Khusus Internasional) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik.

Capaian tersebut tidak hadir secara tiba-tiba. Selama 6 tahun menempuh pendidikan di lingkungan pesantren terbaik Shohwatul Isad, Satrio konsisten menata arah cita-citanya. Ia menjalani proses pembelajaran secara intensif, baik di dalam kelas maupun melalui program belajar tambahan di luar jam KBM yang telah dirancang untuk memperkuat kesiapan akademik santri.

Pendampingan dari guru dan pembina turut menjadi bagian penting dalam perjalanan ini. Tidak hanya berfokus pada aspek akademik, pembinaan yang diberikan juga menyentuh kesiapan mental dan kedisiplinan belajar. Dalam proses itu, doa menjadi penguat yang senantiasa mengiringi setiap usaha yang dilakukan.

Menariknya, keberhasilan Satrio tidak berhenti pada satu pencapaian. Ia juga dicatat diterima di LSPR Institute of Communication & Business pada program studi Komunikasi/Bisnis. Dua penerimaan ini menjadi salah satu bukti kualitas dan daya saing yang dimilikinya sebagai seorang santri Shohwatul Isad.