Kegiatan Halal Bi Halal 1447 H dilaksanakan pada Sabtu, 28 Maret 2026 di Musala Safa Annisa. Momentum pasca-Ramadan ini menjadi ajang saling memaafkan sekaligus ruang penguatan sinergi antar seluruh elemen pendidikan yang berperan dalam proses pembinaan santri.

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh guru, pembina, dan pegawai, serta dihadiri oleh jajaran direktur dan struktural Yayasan PPMI Shohwatul Is’ad. Kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan ini menjadi refleksi bahwa keberhasilan pendidikan di lingkungan pondok membutuhkan kerja sama yang utuh dan berkelanjutan antar seluruh unsur.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Dr. Muammar Bana, Lc., M.A. menekankan bahwa sinergi dan hubungan baik antar jajaran pendidikan menjadi penentu dalam kesuksesan perjalanan santri. Menurutnya, pembinaan yang efektif lahir dari koordinasi yang kuat serta komunikasi yang terjaga antara guru, pembina, pegawai, dan pimpinan lembaga. Ketika hubungan kerja berjalan harmonis, setiap proses pendidikan dapat saling melengkapi dan menguatkan.

Ia juga menambahkan bahwa kedekatan antara santri dengan guru dan pembina merupakan bagian penting dalam proses pembinaan. Kedekatan tersebut memudahkan pendampingan yang lebih intens sekaligus membuka ruang komunikasi yang lebih hangat. Dengan hubungan yang dekat, guru dan pembina dapat memahami karakter, kebutuhan, serta perkembangan santri secara lebih utuh, sehingga proses pendidikan menyentuh aspek pembentukan kepribadian.

Kondisi tersebut, lanjutnya, akan melahirkan lingkungan pendidikan yang kondusif. Santri merasa nyaman dalam belajar dan lebih terbuka dalam menerima arahan, sementara guru dan pembina dapat menjalankan peran pembinaan secara maksimal. Dari sinilah sinergi antar elemen pendidikan menemukan bentuk nyatanya, yakni kolaborasi yang berdampak langsung pada perkembangan santri.

Sebagai tambahan dalam kegiatan, panitia juga menyelenggarakan sayembara cerita lebaran bagi seluruh pegawai. Sayembara ini menjadi momen bertukar pengalaman selama libur Ramadan dan Idulfitri, sekaligus ruang refleksi bersama yang memperkuat hubungan kekeluargaan di lingkungan pondok. Cerita-cerita yang dibagikan menghadirkan suasana hangat dan menjadi sarana mempererat komunikasi antarpegawai.

Moment Halal Bi Halal 1447 H Shohwatul Isad senantiasa diharapkan dapat menjadi semangat kebersamaan yang telah terbangun dapat semakin menguatkan sinergi antar seluruh elemen pendidikan. Kedekatan antara santri, guru, dan pembina pun diharapkan terus terjaga sehingga proses pembinaan berjalan lebih optimal dalam mengantarkan santri menuju perjalanan pendidikan yang lebih baik.