Mengenali bahaya narkotika sejak usia sekolah menjadi salah satu fokus dalam kegiatan outing class santri kelas 7A SMP IT Shohwatul Is’ad. Melalui kunjungan ke Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Makassar, Senin (21/9), santri memperoleh pembelajaran langsung mengenai pencegahan penyalahgunaan narkotika dan pentingnya membangun ketahanan diri dalam pergaulan.

Kunjungan tersebut diarahkan sebagai pembelajaran kontekstual agar santri memahami risiko penyalahgunaan narkotika, dampaknya terhadap kesehatan dan kehidupan sosial, serta langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah diri dari pengaruh negatif. Edukasi dari BNN juga diharapkan memperkuat pengetahuan santri tentang pentingnya memilih lingkungan pergaulan yang sehat dan berani mengambil keputusan yang tepat ketika menghadapi berbagai bentuk pengaruh negatif.

Memasuki jenjang SMP, santri berada pada fase perkembangan yang membutuhkan penguatan pengetahuan dan karakter dalam menghadapi lingkungan sosial yang semakin luas. Karena itu, pengalaman belajar di lembaga yang memiliki fungsi dalam pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika diharapkan dapat memberikan gambaran nyata tentang pentingnya menjaga diri dari penyalahgunaan narkotika.

Setelah agenda edukasi di BNN, perjalanan outing class berlanjut dengan kegiatan pemotretan di studio foto. Santri kemudian akan menikmati berbagai wahana di Bugis Water Park sebelum mengakhiri rangkaian kegiatan dengan makan malam bersama di Wong Solo Makassar.

Perpaduan kegiatan edukatif dan rekreatif tersebut memberi ruang bagi santri untuk belajar di luar kelas sekaligus membangun kebersamaan. Dengan adanya outing class, pengalaman belajar dikembangkan dalam situasi yang lebih nyata, interaktif, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.