Penguatan kemandirian ekonomi pesantren kini menjadi fokus penting dalam mendorong keberlanjutan peran pesantren di tengah dinamika ekonomi modern. Hal tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Bootcamp Pesantren Rewako 2026, sebuah inisiatif dari Bank Indonesia yang berfokus pada pengembangan unit usaha pesantren agar lebih tangguh, adaptif, dan berdaya saing.
Pembukaan Bootcamp Pesantren Rewako 2026 yang mengusung tema Resilient, World Class, Agile, Knowledgeable dilaksanakan pada Selasa (5/5) di Auditorium Al-Hijrah PPMI Shohwatul Is’ad yang bertindak sebagai tuan rumah kegiatan.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Rizki Ernadi Wimanda, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Bank Indonesia memiliki peran dalam mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah hingga tingkat global. Ia menjelaskan bahwa program Pesantren Rewako menjadi salah satu langkah konkret dalam mendorong kemandirian pesantren melalui sektor produktif seperti peternakan, perkebunan, dan berbagai bidang usaha lainnya.
Dalam kegiatan yang berlangsung pada 5-7 Mei 2026 ini, hadir perwakilan dari 30 pesantren di Sulawesi Selatan. Melalui program ini, Bank Indonesia berperan sebagai fasilitator sekaligus pendukung dalam mendorong kemandirian ekonomi pesantren.
Rangkaian program dilaksanakan melalui beberapa tahapan yang sistematis, mulai dari proses seleksi, kurasi, pelatihan, pendampingan, hingga evaluasi. Tahapan ini dirancang untuk memastikan keberlanjutan dan efektivitas pengembangan unit usaha pesantren.
Rizki Ernadi Wimanda menambahkan harapannya agar kegiatan ini mampu mendorong unit usaha pesantren untuk terus berkembang serta memberikan kontribusi nyata dalam penguatan ekonomi daerah.
Selain itu, kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya ialah pendiri dan pembina PPMI Shohwatul Isad KH. Dr. Masrur Makmur Latanro, M. Pd. I, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan Firman Hidayat, serta Wakil Bupati Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan Drs. H. Andi Rahman Assagaf, M. I. kom.




