Mendidik dan membentuk karakter santri di lembaga pesantren memerlukan kolaborasi yang harmonis serta teamwork yang solid antara guru di kelas dan pembina di asrama. Menguatkan komitmen tersebut, Pondok Pesantren Modern Islam Shohwatul Is’ad menggelar Workshop Sinergi Guru & Pembina bertajuk “Satu Arah Satu Amanah: Satu Visi, Satu Hati, Satu Langkah” pada Rabu (30/9).

Kegiatan ini menghadirkan Life Genetic Consultant sekaligus Mentor Inner Growth, Solver Nur (Al Nur Fatmawatu Abd. Fattah, S.S., C.HTh., C.FHA., C.TC., C.PS., C.FPF). Kehadiran pemateri memberikan perspektif mendalam mengenai pentingnya keselarasan mental dan pendekatan emosional dalam mendampingi tumbuh kembang generasi muda.

Melalui sesi interaktif, para pendidik dan pembina diajak untuk sejenak melepaskan rutinitas harian demi mengevaluasi metode pengasuhan yang telah berjalan. Mereka saling berbagi pengalaman, memetakan tantangan riil di lapangan, serta menyusun langkah-langkah solutif agar pengajaran akademis di kelas seirama dengan pembentukan karakter di lingkungan asrama.

Dalam materinya, pemateri menekankan bahwa sinergi bukan lagi sebatas bekerja di tempat yang sama, melainkan menyatukan sudut pandang dan saling menguatkan agar santri tidak menerima pesan yang bertolak belakang. Keselarasan visi antara guru dan pembina ini diyakini pesantren terbaik Shohwatul Is’ad dapat menciptakan ekosistem pendidikan yang utuh, hangat, dan kondusif untuk tumbuh kembang santri secara maksimal.