Santri kelas IX SMP IT Shohwatul Isad melaksanakan praktik manasik haji di Asrama Sudiang, Makassar, Kamis (29/1). Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembelajaran rutin tahunan yang dirancang khusus untuk membekali santri dengan pemahaman ibadah haji secara praktis dan menyeluruh.

Praktik manasik haji tersebut diikuti oleh seluruh santri kelas IX sebagai penguatan materi fikih haji yang telah dipelajari di kelas. Melalui simulasi langsung, santri diajak memahami urutan dan tata cara pelaksanaan ibadah haji mulai dari niat, ihram, wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah dan Mina, hingga tawaf dan sa’i.

Kegiatan berlangsung dengan bimbingan para ustadz dan ustadzah yang memberikan arahan teknis sekaligus penjelasan makna di balik setiap rangkaian ibadah. Dengan demikian, santri tidak hanya memahami aspek praktik, tetapi juga nilai spiritual dan filosofis dari ibadah haji.

Salah satu santriwati kelas IX, Qonita Khumaira Rizal, mengungkapkan antusiasmenya mengikuti kegiatan tersebut. Ia menilai praktik manasik haji memberikan pengalaman belajar yang berbeda dibandingkan pembelajaran di dalam kelas.

“Kami sangat antusias karena bisa belajar langsung melalui praktik. Jadi lebih mudah memahami urutan dan tata cara ibadah haji, tidak hanya membayangkan dari buku,” ujar Qonita.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini memperkuat pemahaman sekaligus menumbuhkan semangat untuk suatu hari dapat melaksanakan ibadah haji yang sesungguhnya.