PERESMIAN GEDUNG ASRAMA PUTRI YANG BARU PPMI SHOHWATUL IS’AD

In Pondokby PPMI Shohwatul Is'adLeave a Comment

” Ya Allah, Engkau memang telah menetapkan bahwa kiblat ibadah itu adalah tanah haram-Mu di Makkah, tapi Engkau tidak pernah menetapkan bahwa kiblat ilmu itu ada di satu tempat tertentu. Memang al-Azhar telah menjadi kiblat Ilmu Agama, di seluruh penjuru dunia datang untuk menimba ilmu di sana, demikian pula di Madinah. Di Indonesia pun telah tumbuh beberapa Perguruan Tinggi yang menjadi rujukan untuk menimba ilmu Agama.

Maka dari itu ya Allah, jadikanlah PPMI Shohwatul Is’ad ini menjadi salah satu kiblat ilmu di Indonesia. Biarkanlah santri-santri dari seluruh Indonesia datang ke sini menimba Ilmu, bahkan di lingkup Asia Tenggara, ya Allah…”

Demikian sekelumit kutipan do’a dari Dewan Kiai PPMI Shohwatul Is’ad K.H Ramli Bakka, L.C, M.A siang tadi ba’da shalat jum’at(8/2/19) di gedung baru Asrama Putri. Doa ini dipanjatkan dalam rangka peresmian Gedung Asrama Putri yang baru saja diselesaikan. Acara ini dihadiri langsung oleh pemilik Pondok Pesantren, al-Ustadz, Masrur Makmur La Tanro, S.Pd, M.Pd dan seluruh structural pondok serta Dewan Guru dan Pembina.

Meskipun acara ini diselenggarakan secara sederhana dan penuh kekeluargaan, namun sama sekali tidak mengurangi kedalaman makna yang dikandung. Dewan Pakar PPMI Shohwatul Is’ad, Dr.Yusring Sanusi Baso pun turut memberi sambutan,” Seandainya Imam Syafii hari ini masih hidup,kemungkinan besarnya beliau mengeluarkan fatwa tentang haramnya merusak fasilitas pondok ini.” Ulas beliau mencoba memulai menarik perbandingan. Dewan Pakar yang satu ini memang dikenal pandai membuat perumpamaan-perumpamaan yang mudah dimengerti oleh santri, hingga ceramah-cerama beliau selalu menarik perthatian.

“ Betapa tidak, kita semua mengetahui bahwa menghalang-halangi pejalan di jalanan dengan menaruh barang tertentu di sana yang bisa mengganggu pengguna jalan di anggap sebagai perbuatan dzalim. Maka demikain juga dengan anda mencoreti, merusak, mengotori gedung baru ini yang hakikatnya adalah fasilitas umum, itu sama dzalimnya. Gedung ini adalah milik siapa saja yang datang menuntut ilmu di sini..”  ulas Dr. Yusring Sanusi Baso lebih jauh. Suasana di dalam gedung lantai dasar terasa sejuk, tempat diselenggarakannya acara syukuran ini. Ini karena bangunannya sepertinya memang didesain agar sirkulasi udara bisa berjalan dengan lancar.

Acara ditutup oleh Ibunda Nur Aspin Masrur Makmur, Istri dari al-Ustadz Masrur Makmur sekaligus meresmikan Gedung Asrama Putri yang baru ini. Setelah itu santap siang bersama.

Berbagi informasi kebaikan

Leave a Comment