Sepuluh pesantren di Sulawesi Selatan mengerahkan santri terbaiknya untuk bersaing dalam Musabaqah Hifzil Quran (MHQ) kategori 3 dan 5 juz pada ajang HAMASAH (Hari Olahraga, Musabaqah, dan Seni Antar-Pesantren) 2026. Perlombaan ini digelar di PPMI Shohwatul Is’ad pada Senin (27/10), sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri.

MHQ menjadi salah satu cabang musabaqah yang menguji ketepatan dan kelancaran hafalan Al-Qur’an para peserta. Pada kategori 3 dan 5 juz, para santri ditantang menunjukkan penguasaan hafalan serta ketelitian dalam melafalkan ayat-ayat Al-Qur’an.

Keikutsertaan 10 pesantren dari berbagai wilayah di Sulawesi Selatan menambah semarak kompetisi. Para peserta membawa hasil pembinaan dari pesantren masing-masing untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus memperoleh pengalaman berharga dalam perlombaan hafalan Al-Qur’an.

Penyelenggaraan MHQ dalam HAMASAH 2026 menjadi bagian dari upaya memeriahkan Hari Santri dengan kegiatan yang berorientasi pada pengembangan potensi santri. Selain menguji kemampuan hafalan, ajang ini diharapkan menumbuhkan semangat menjaga Al-Qur’an dan memperkuat hubungan antarpesantren.