LONG LIFE EDUCATION

In Artikel by PPMI Shohwatul Is'adLeave a Comment

Oleh Drs. H Masrur Makmur Latanro, M.Pd.

Maju mundurnya suatu bangsa sangat ditentukan oleh pendidikan, lewat pendidikan kehidupan seorang akan lebih meningkat, lebih sejahtera, dan menuju kepada Insan Kamil. Falsafah Iqra meliputi seluruh ajaran Islam, agar penganutnya lebih sadar bahwa lewat pendidikan, ummat Islam bisa berkompetisi secara global di Era Digital ini.
Pondok pesantren sebagai garda terakhir menggawangi pendidikan moralitas bangsa akan terus melakukan revitalisasi. Selain penyempurnaan kurikulum, peningkatan mutu guru, upgreding manajemen, juga penanaman aqidah islamiyah lewat zikir, tadarrus, sholat lail, dan tahfidzul Qur’an.
Keluarga besar Pondok Pesantren Modern Islam Shohwatul Is’ad mengucpkan selamat datang kepada Ibu Ningsih beserta team, dalam rangka mengawal proses pendidikann Pondok, besar harapan kami agar keberadaan team ini sebagai agregat untuk memicu sabda Nabi Muhammad SAW. “Utlubul Ilma Minal Mahdi Ilallahdi, atau jargon lebih dikenal sebagai “LONG LIFE EDUCATION”

Potret pendidikan kita sekarang ini memang diakui sedang “Lesu Darah” santri-santri sering ke kelas tanpa ada guru sehingga berkeliaran kesana-kemari. Proses pembelajaran dalam kelas yang membosankan, santri-santri juga berceloteh ketika guru sedang mengajar, perangkat tehnologi dalam kelas juga jarang digunakan, seolah-olah santri hanya menunggu kapan bel berbunyi.

Suasana di Asrama tidak kalah gaduhnya di siang dan di Malam hari jelang tidur, santri-santri asyik dengan kesibukan masing-masing, ada yang bemain tennis meja,kejar-kejaran tanpa empati kepada teman yang sedang belajar ataupun teman yang istirahat.

Alhamdulillah bedah diagnosa telah ditemukan, Insya Allah akan menjadi pil mujarab untuk merevitalisasi sistem pendidikan di Pondok Pesantren Modern Islam Shohwatul Is’ad, yaitu mensosialisasikan bahwa pendidikan adalah kehidupan itu sendiri, Knowing the Good, Feeling the Good, Action the Good. Semua harus bekerja sesuai bidangnya masing-masing, bekerja keras, cerdas, tuntas, dan ikhlas. Tidak perlu menyalahkan orang lain apa lagi lempar tanggung jawab, kita bukan “SUPERMEN”, tapi “SUPER TEAM” kata Pak Indra team dari Ibu Ningsih.
Raker tiga malam membawa berkah, semua civitas akademika merasa happy dengan brifing-brifing dari team ibu Ningsih, suasana lebih hidup ketika DR Yusring (ketua yayasan) member spirit-spirit lewat visualisasi program –program yang secara tersirat mengajak pengasuh Pondok untuk dibaptis selaku “ Agent of Change (agen perubahan) “inni ra’aitu wuqufa al-mai yufsidulu, in sala thaba wa in lam yajri lam yathib. Aku melihat air yang tidak mengalir itu rusak, jernihlah ia saat mengalir, dan keruhlah dia saat ia berhenti mengalir. “Perubahan Itu Menyenangkan”
Insya Allah dalam 3 bulan akan kita lihat perubahan-perubahan yang signifikan terjadi di Pondok Pesantren Modern Islam Shohwatul Is’ad yang kita cintai ini, mohon doa restu Bapak Ibu, Para Orang Tua Wali santri untuk kemajuan pondok kita kedepan Aamiin.

Wallahu A’lam

Berbagi informasi kebaikan

Leave a Comment