Kehadiran Ustadz Das’ad Latif, Prof.Dr. H.Darussalam Syamsuddin, M.Ag, dan Andi Rukman Karumpa dalam kegiatan Fun Walk Milad ke-20 PPMI Shohwatul Is’ad pada Ahad (8/2), memperlihatkan kuatnya daya tarik Shohwatul Is’ad sebagai institusi pendidikan Islam yang memiliki pengaruh sosial luas, baik di kalangan masyarakat maupun pemangku kepentingan strategis.

Kegiatan yang berlangsung di tengah hujan tersebut tetap diikuti oleh lebih dari 1.000 peserta yang terdiri atas civitas akademik, santri, orang tua santri, dan alumni. Partisipasi besar ini mencerminkan adanya ikatan emosional yang terbangun secara berkelanjutan antara lembaga dan komunitasnya, sekaligus menunjukkan bahwa Shohwatul Is’ad tidak berdiri secara elitis, melainkan tumbuh bersama masyarakat yang menghidupinya.

Ustadz Das’ad Latif, pendakwah nasional asal Sulawesi Selatan, mengisi rangkaian acara dengan motivasi keislaman yang menyoroti pentingnya konsistensi dalam menuntut ilmu, menjaga adab, serta merawat kebersamaan. Pesan tersebut relevan dengan perjalanan dua dekade PPMI Shohwatul Is’ad yang terus bergerak dalam membina generasi berilmu dan berakhlak di tengah dinamika sosial yang terus berubah.

Kehadiran Prof.Dr. H.Darussalam Syamsuddin, M.Ag. guru besar UIN Alauddin Makassar, Andi Rukman Karumpa ketua Gapensi, bersama perwakilan Bank Indonesia dan Pemerintah Kota Makassar, memperlihatkan adanya kepercayaan lintas sektor terhadap peran strategis pesantren dalam pembangunan sumber daya manusia. Kolaborasi simbolik ini menunjukkan bahwa lembaga pendidikan berbasis nilai memiliki ruang dan kontribusi nyata dalam lanskap pembangunan daerah.

Rangkaian kegiatan yang dikemas melalui olahraga bersama, silaturahmi, dan pembagian doorprize menggambarkan pendekatan perayaan yang tidak berjarak dengan publik. Fun Walk diposisikan sebagai medium interaksi sosial yang menghubungkan nilai kesehatan, kebersamaan, dan rasa memiliki terhadap lembaga.