Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2025 menjadi capaian membanggakan bagi keluarga besar SMA IT Shohwatul Is’ad. Berdasarkan hasil pemetaan nasional, capaian akademik santri menunjukkan performa yang berada di atas rata-rata nasional pada nyaris seluruh mata pelajaran, baik mata pelajaran wajib maupun pilihan. Dari total 12 mata pelajaran yang diujikan, yang terdiri atas 3 mata pelajaran wajib dan 9 mata pelajaran pilihan, sebanyak 11 mata pelajaran tersebut tercatat mencapai hasil di atas rata-rata. Secara nasional, hasil TKA 2025 menggambarkan bahwa capaian akademik siswa SMA di Indonesia masih berada pada kategori cukup hingga baik, dengan variasi antarmata pelajaran dan antarsatuan pendidikan. Dalam konteks ini, capaian SMA IT Shohwatul Is’ad merupakan hal yang telah menempatkan santrinya pada posisi yang kompetitif di tingkat nasional.

Prestasi hasil TKA tersebut semakin menonjol dengan diraihnya nilai sempurna (100) oleh salah satu santri yakni Nur Rahmat, pada mata pelajaran Bahasa Arab. Capaian ini tergolong kategori istimewa dan menjadi bukti konkret kuatnya atmosfer penguasaan bahasa asing di lingkungan Pesantren Modern Shohwatul Is’ad. Bahasa Arab tidak hanya diajarkan sebagai mata pelajaran formal, tetapi juga dibiasakan dalam komunikasi, pembelajaran, dan aktivitas keseharian santri, sehingga membentuk kompetensi berbahasa yang utuh dan berkelanjutan.

Pada mata pelajaran lainnya, santri SMA IT Shohwatul Is’ad menunjukkan konsistensi capaian pada kategori baik hingga istimewa. Dari 11 mata pelajaran yang berada di atas rata-rata nasional tersebut, mayoritas capaian santri berada pada kategori istimewa dan baik, sementara sebagian kecil berada pada kategori memadai. Konsistensi menjadi cerminan kualitas proses pembelajaran yang terencana, pendampingan guru dan dukungan orang tua yang intensif, serta budaya belajar yang kuat di lingkungan sekolah dan pesantren.

Menanggapi capaian tersebut, Kepala SMA IT Shohwatul Is’ad, Rendika Agustianto, Lc., M.A., Ph.D., menyampaikan bahwa hasil TKA 2025 merupakan buah dari kerja nyata dan kerja keras seluruh warga sekolah. “Capaian ini adalah hasil sinergi guru, santri, dan orang tua yang secara konsisten membangun budaya belajar yang unggul. Ini bukan akhir, melainkan pijakan yang kuat untuk terus meningkatkan mutu pendidikan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh pihak yang terlibat untuk menjadikan capaian ini sebagai semangat bersama dalam menjaga kepercayaan masyarakat. “Kami mengajak semua pihak untuk terus melangkah bersama, menjaga amanah, dan menghadirkan pendidikan terbaik bagi anak-anak kita,” tambahnya.

Secara nasional, TKA 2025 dirancang sebagai instrumen evaluasi untuk memetakan capaian akademik peserta didik dan menjadi bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan menengah. Capaian santri SMA IT Shohwatul Is’ad sejalan dengan arah kebijakan pendidikan nasional yang menekankan peningkatan kualitas pembelajaran, penguatan literasi akademik, serta daya saing lulusan, juga menjadi bentuk yang membuktikan bahwa pesantren terbaik Shohwatul Isad yang menaungi SMA IT Showatul Isad mampu berkontribusi nyata dalam peningkatan mutu pendidikan Indonesia.