Begini Cara Santri Darul Huffadz Merawat Hafalan Alquran

In Pondokby PPMI Shohwatul Is'adLeave a Comment

Sifat lupa merupakan hal yang kerap kali terjadi pada manusia, tak terkecuali dalam menjaga hafalan Alquran. Tiap orang berbeda-beda metode untuk menghafal dan menjaga hafalannya.

“Menghafal Al quran itu cepat, mengulang dan memelihara (hafalan) yang paling sulit”.

Hal ini diakui Alif Mahatri, Santri ‘Program Menghafal Alquran (Darul Huffadz)’ PPMI Shohwatul Is’ad. Menurutnya, seorang penghafal Al quran punya metode masing-masing dalam menghafal dan menjaga hafalannya.

Di usianya yang ke 15, Mahatri kini sudah menuntaskan 20 juz Alquran. Selain harus memiliki bacaan yang tartil. Sebagai seorang penghafal, tentu memiliki pengalaman mengenai rahasia menjaga hafalan Alquran.

Baginya, kesibukan bukan halangan tapi di antara kesibukan, pasti ada keluangan. Hal tersebut bisa diatasi dengan segera membayar utang hafalan Alquran begitu ada waktu senggang.

Berbagai rutinitas kesibukan sebagai santri atau siswa  tidak membuatnya lupa untuk selalu menjaga hafalan. “Seorang Hafidz harus memanfaatkan waktu luang di antara kesibukan yang ada seperti sedang murajaah dalam istirahat untuk menjaga hafalannya,” kata Mahatri

Diantara tips menjaga hafalan Alquran yang biasa dilakukan selalu menggunakan hafalannya tiap kali shalat dan dibaca dengan sangat pelan. “Kalau saya membaca atau mengulang hafalan itu pelan,” katanya

Disebutkan, Kunci lain, keberhasilan menjaga dan menyelesaikan hafalan adalah ketekunan dan kesabaran. “Semakin diulang-ulang hafalan itu akan melekat dalam ingatan,” imbuhnya

Berbagi informasi kebaikan

Leave a Comment